Myanmar

Rakyat Myanmar menginginkan agar PBB segera menerjunkan pasukan perdamaiannya ke negara itu setelah aksi kekerasan yang dilakukan junta militer. Juru bicara PBB mengatakan sanksi yang dijatuhkan dirasa tidak mempan untuk melawan aksi junta. Maka itu rakyat menginginkan pasukan perdamaian PBB agar segera turun. Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta militer 1 Februari lalu. Kudeta itu membalikkan kemajuan selama bertahun-tahun menuju demokrasi di Myanmar beberapa tahun terakhir. Saat para jenderal melonggarkan cengkeraman mereka, yang berpuncak pada kebangkitan Aung San Suu Kyi setelah pemilu 2015, komunitas internasional menanggapi dengan mencabut sebagian besar sanksi. Sejumlah dana mengalir melalui investasi ke negara itu. ( tbu )

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *